Awal Ketemu & PDKT
Kisah ini bermula ketika kami menimba ilmu di pondok pesantren yang sama. Saat itu, Mas Alwi sudah menjadi santri senior (salaf), dengan perbedaan usia kami yang terpaut enam tahun. Awalnya, saya dekat dengan seorang santriwati yang ternyata memiliki hubungan dekat dengan Mas Alwi, bahkan saya sempat beberapa kali menemani mereka bertemu. Waktu itu, perasaan saya masih biasa saja dan hanya sekadar tahu sosok Mas Alwi tanpa ada komunikasi lebih lanjut.
Dua tahun berselang, takdir mulai mempertemukan jalan kami. Saat libur Ramadan dan bertepatan setelah kelulusan Madrasah Aliyah (MA), saya masih berada di pondok dan diizinkan memegang ponsel. Tanpa diduga, Mas Alwi mengirimkan pesan singkat menyapa saya. Dari komunikasi awal di Messenger Facebook itulah kedekatan kami bermula, hingga akhirnya kami saling bertukar nomor WhatsApp. Setelah melalui masa pendekatan selama kurang lebih tiga bulan, keyakinan saya sepenuhnya berlabuh kepada Mas Alwi.